pondasi turun
sekembalinya dari proyek interior di bilangan pluit, saya menemukan tejadinya banyak retakan pada dinding dan bahkan patahan-patahan pada area halaman dan parkir. perkiraanku, hal ini kemungkinan terjadi akibat dari turunnya pondasi bagunan yang mungkin diakibatkan dari naiknya permukaan air tanah akhir-akhir ini.
suatu kebetulankah apabila dampak pemanasan global juga pada akhirnya memberikan dampak langsung pada bangunan-bangunan baru atau lama yang terutama berada dekat dengan pesisir pantai.tentu hal ini sangat mengejutkan, mengingat bangunan yang baru berdiri tersebut usianya tidak melebihi satu setengah tahun.
ataukah mungkin hal tersebut terjadi dikarenakan oleh salahnya perhitungan pondasi oleh kontraktor sipil dan pelaksananya? hm, hal tersebut tentu saja merupakan satu kemungkinan yang patut dipertimbangkan. mengingat kontraktor yang memenangkan tender adalah kontraktor ‘tidak ber PT’, atau tidak berbadan hukum sehingga memungkinkan perhitungan sipil hanya dilakukan berdasarkan pengalaman namun bukan perhitungan teknik.
sekarang ini, kita benar-benar perlu dengan teramat hati-hati dan jeli dalam memilih kontraktor atau pemborong bangunan. perhitungan struktur dan sipil akan menjadi lebih diutamakan daripada hanya mengandalkan insting dan pengalaman.suatu hal yang sudah semestinya retoris bukan? namun ironisnya, masih banyak orang yang mergalami hal tersebut karena memberikan kepercayaan yang lebih tanpa perhitungan yang seharusnya lebih matang, meski harus membayar dengan harga yang lebih mahal.
menariknya, hal ini justru banyak terjadi pada kalangan dengan kultur tertentu yang terbilang secara materi cukup berlimpah. mereka cenderung mempercayai kontraktor atau pemborong yang dikenalkan oleh teman, meski kadang tanpa mengecek terlebih dahulu latar belakangnya. dan seringkali kontraktor atau pemborong tersebut tidak berbadan hukum dan bahkan diragukan memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah proyek.
oleh karena itu, sebelum menentukan siapa yang akan mengerjakan sebuah proyek yang tidak ditenderkan, seyogyanya di periksa terlebih dahulu latar belakang kontraktor atau pemborong yang dimaksud. apakah keadaan finansialnya memadai, kejujuran terhadap Bill of Quantity, portofolio hasil kerjaan, company profile, dan yang tidak kalah penting, kita harus menanyakan mengenai kemampuan perhitungan struktur bangunan, dan apabila di sub-kerjakan, ke perusahaan sipil manakah yang dimaksud perlu kita ketahui.
akhir namun awal bagi setiap yang baru mengetahui hal ini, sekiranya pertimbangan yang telah diutarakan perlu untuk ditelisik secara seksama. faktor alam merupakan kemungkinan, namun kelalaian manusialah yang merupakan faktor utama apabila perhitungan struktur tidak diutamakan. dan hanya bisa berdalih dan menyalahkan gempa dalam skala kecil saja.
saya Ying,
salam sukses….ruuuaaaaarrrrrrr biasaaaaa…….
Popularity: 1% [?]
You’re currently reading “pondasi turun”, an entry on MAX MAX MAX – TRIMAXS Feasible Blog
- Published:
- 01.12.08 / 3pm
- Category:
- Portfolio - Enviro design
- Tags:
- Post Navigation:
- « Setting program email (Outlook, Thunderbird, dll)
Sushi disk… yummy »












